My Name is Khan

Posted: February 25, 2010 in Reviews and Spoillers
Tags: ,

Film India terakhir yang gwe nonton adalah Kabhi Kushi Kabhi Gham (sorry, for the wrong spell) dan Mohabbatein. Kayaknya sepanjang sejarah emang cuma 3 film India yang gwe tonton, 2 film tadi ditambah film yang waktu keluar termasuk film menghebohkan, yang gwe rasa bagaikan titanicnya Bollywood, yang sama dengan my heart will go on-nya Celine Dion, OST.nya pun sampai sekarang masih sangat sering diputar. Yap, i’m talking about Kuch Kuch Hota Hai (sorry again if the spell is wrong).

Nah, sedasawarsa setelah kehebohan film india Kuch Kuch Hota Hai, muncul satu film India yang cukup menghebohkan dunia perfilman, berjudul My Name is Khan.  Film ini diperankan oleh pasangan berchemistry paling kuat, Sharukh Khan dan Kajool (bener kan, kaya titanic? ada leo n kate winsletnya..hehe).

Sharukh Khan berperan sebagai seorang muslim penderita asperger’s syndrome yang bertualang untuk bertemu langsung dengan presiden Amerika Serikat, untuk menyatakan kalimat, “My Name is Khan and i’m not a terrorist”

Perjalanan Khan ini sendiri dimulai dari kisah2 kehidupan sebelumnya dan kisah2 selama dia melakukan perjalanan.  Alur cerita dibuat berseling-seling, mulai dari perjalanan, lalu diperlihatkan kisah2 sebelumnya, hingga akhirnya 2 kisah tersebut bertemu dan berjalan berbarengan.  Seperti khasnya film Sharukh Khan yang pernah gwe tonton, film ini benar2 menawarkan ratusan emosi di dalamnya.  Lucu, melihat akting Sharukh sebagai orang yang menderita autis.  Sweet, melihat chemistry antara Sharukh Khan dan Kajool.  Geram, sebagai seorang muslim.  Film ini sarat akan pesan ttg perdamaian, meskipun terkadang cara penyampaiannya terkesan sedikit berlebihan.  Tapi ketulusan hati Khan benar-benar menunjukkan apa yang sebenarnya kita butuhkan untuk membuat dunia ini sedikit lebih damai dan mulai bersatu.

Film ini tidak menonjolkan efek.  Hanya kuat di pesan dan akting dari tokoh2 utamanya.  Tapi 2 aspek itu sudah sangat berhasil menyeret emosi penonton untuk gak bosen ntn film ini.  Oya, beda dari film india kebanyakan, disini sharukh dan kajool tidak memperlihatkan kebolehan menari dan lipsing mereka.  dari awal sampe akhir film yang ada hanyalah lagu2 sebagai latar.  Awalnya gwe pikir bakal seperti slumdog, mereka akan menyanyi2 di akhir film, tp ternyata sampe akhir pun mereka gk nyanyi2…hmm, ada yg aneh ya rasanya…hehehe!

Comments
  1. mikha_v says:

    bisa masuk tulisan india ngga yah di komen nya wordpress?

    Yang bener spellingnya begini: कभी ख़ुशी कभी ग़म

  2. neyevas says:

    hehehe..film india tanpa goyang2 mang kayak sayur tanpa garam..
    serasa ada yang kurang..
    tapi gpplah nyo…biar agak berkelas dikit film asia niy..
    daripada kerjaanna goyang mulu..
    dgn setting di taman,belakang pohon dan yang pasti property wajibna..selendang!!

    arghh..

    hehe,,tp aq jd penasaran ma filmna..tp masih d btg n no theater here…:(

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s