[How To] Get a Schengen Visa!

Posted: August 11, 2010 in Lifestyle, Travelling and Culliner
Tags: , ,

Mau ke luar negeri? udah pasti butuh visa. Tiap negara punya aturan sendiri mengenai cara-cara mendapatkan visa atau izin masuk ke negaranya. Dan ada yang ketat banget, ada yang agak santai, tergantung sensi2an negaranya sama negara asal kali yaa..hahaha! Sejauh ini, visa tersulit di dapat atau yg sering dikhawatirkan oleh orang Indonesia setau gwe adalah Visa ke USA. Semoga saja segalanya lancar untuk mendapatkan visa schengen nanti.

Oya, sebelum gwe jelasin apa aja yang dibutuhkan untuk mengajukan permohonan pembuata visa, gwe jelasin dulu, visa ke negara mana kah visa schengen ituu???

Visa Schengen adalah visa yang memperbolehkan kita memasuki negara-negara tertentu tanpa batasan n tanpa perlu urusan formalitas lainnya. Bagi kalian yang mau Backpacker keliling Eropa, disarankan untuk memanfaatkan visa ini. Karena gak sembarang negara, dengan visa ini kita bisa berpergian langsung ke 20 negara lebih di daratan eropa!! nih, list2 negara Schengen…

List negara-negara Schengen

Tapi hati-hati, gak semua negara eropa termasuk dalam negara schengen.  Seperti gambar di atas, United Kingdom, Ireland, Romania, dan Bulgaria tidak termasuk negara schengen. Jadi visanya beda lagi……

Nah, berhubung gwe mau ke Jerman, dan berencana untuk mencicipi beberapa negara sekitarnya, maka itu lah gwe pun mengajukan permohonan visa Schengen!

Sebenarnya, syarat-syaratnya sangat standar. Tapi harus dipenuhi sebenar-benarnya, karena sekali ada yang tidak memenuhi syarat, bisa-bisa kita gagal mendapatkan visa tersebut. Bahkan hanya sekedar beda ukuran foto! weleh…. ini nih, list berkas-berkas yang harus dipenuhi untuk mengajukan visa schengen :

  • Formulir Visa Schengen dong pastinya. Di formulir ini akan terdapat data-data mulai dari nama pemohon, nomor passport, negara yang dituju, nama dan alamat pengundang, dll. Kalau mau lihat salah satu bentuk formulir visa schengen, bisa dilihat di sini. Selain itu, bisa jg dicari di situs-situs kedutaan besar negara-negara schengen.
  • Bukti kecukupan dana untuk biaya hidup. Pemohon harus membuktikan bahwa ia memiliki kecukupan dana untuk hidup selama di Eropa.  Yang bisa dijadikan bukti antara lain, buku tabungan/rekening koran selama periode tertentu (minimal 3 bulan), lembar gaji, surat tagihan kartu kredit, travel check, dll.
  • Paspor atau dokumen perjalanan yang masih berlaku sedikitnya 3 bulan setelah masa berlaku visa kunjungan habis
  • Satu buah pasfoto terbaru. Setau gwe, tiap negara punya syarat yang berbeda, untuk pengajuan visa kemarin gwe diharuskan membawa pasfoto berwarna, latar belakang putih atau abu-abu muda (3,5 x 4,5 cm, biometris). Ingat, ukuran dan latar salah, permohonan ditolak! hati-hati…tapi tenang, sekarang mulai banyak ko studio foto yang bisa membuatkan pasfoto sesuai syarat visa
  • Bukti rute perjalanan dalam bentuk sebuah booking tiket penerbangan. Semacam Itinerary perjalanan dari tiket, bisa juga kita cantumkan print e-ticket kita.
  • Sebuah surat pernyataan penjaminan. Misalnya, undangan untuk perjalanan kunjungan, sebuah undangan dari mitra bisnisnya di Jerman bagi perjalanan bisnis atau berkas-berkas yang mana dapat dilihat bahwa si pemohon mampu mendanai sendiri perjalanannya
  • Surat keterangan asli dari pemberi kerja di Indonesia, bahwa si pemohon bekerja di tempatnya. Atau kalau masih mahasiswa, ya surat keterangan kuliah juga bisa ko
  • Bukti reservasi hotel yang langsung dari pihak jerman, atau mungkin dari surat undangan penjamin bisa dinyatakan kalau kita nginep di tempat mereka
  • Asuransi Kesehatan Perjalanan. Asuransi ini harus berlaku di semua negara Schengen dan memiliki tanggungan sebesar 30.000 Euro

Untuk kasus gwe, semua dipermudah oleh Dona! Kebetulan, dia adalah anaknya duta besar indonesia di jerman. Karena gwe berangkat dengan dia dan akan tinggal bersamanya, surat pernyataan penjaminan gwe dapatkan langsung atas nama duta besar jerman. Di surat itu juga tercantum kalau gwe akan tinggal di wisma kedutaan sehingga gwe gak perlu memperlihatkan bukti reservasi hotel.

Untuk asuransi kesehatan perjalanan, atau Travel Safe, hati-hati. Jangan buru-buru membelinya karena panik. Sama seperti tiket, coba kita survey dulu harga-harga yang ada. Karena ternyata tiap perusahaan asuransi mematokkan biaya yang berbeda-beda meskipun besar tanggungan dan lama perjalanannya sama. Contoh, si Dona. Setelah survey-survey, ternyata di daerah rumahnya dia harga berkisar dari $65-100. Awalnya justru $100. Begitu dia mendapatkan yang $65, langsung lah dia beli. Tapi, seandainya dia sedikit bersabar dengan menunggu info dari gwe, dia akan mendapatkan biaya lebih murah, $39 !! ko bisa? bisa doong….

Untung di dekat kosan gwe ada perusahaan travel agency, bernama Global Travel. Seingat gwe, travel ini juga melayani pembuatan dokumen2 perjalanan. Datang lah gwe dengan pakaian khas mahasiswa. Gwe rasa ini agak berpengaruh, karena petugas langsung menawarkan paket-paket yang murah. Asuransi perjalanan bisa berbeda-beda harganya tergantung waktu kunjung kita. Dengan waktu kunjung 20 hari, biaya tanggungan 30.000 euro, dapatlah gwe harga $35 ditambah pajak menjadi $39! weheheh…. oya, gwe membeli asuransi ACA. Jadi, bukan abal-abal dong yah…🙂

Nah, kalau semua sudah lengkap lalu apa? ya tentunya ke kantor kedutaan doong untuk memasukkan formulir dan berkas-berkasnya. Antara beruntung atau tidak, gwe bisa menitipkan segala berkas gwe ke Dona agar diurus sendiri oleh orang deplu. Bagusnya, gwe gak perlu ribet. Jeleknya? gwe jadi gak ngerti proses pengajuan visa di kantor kedutaan jerman. aiih…😦 oh ya, pembuatan visa schengen memakan biaya 60 euro yang dibayarkan dalam bentuk rupiah. jadi, kalau sekarang2 ya….700rb lah. mahal bo!

FYI, kantor kedutaan Jerman di Jakarta terletak di :

Jl. M. H. Thamrin 1
Jakarta 10310
Indonesien
Telefon: (0062-21) 39855-114-115
Telefax: (0062-21) 316 22 84
E-Mail: visastelle@jaka.diplo.de
Jam buka untuk mengajukan
permohonan visa turis dan bisnis (Schengen)
Senin – Jumat
07.30 – 11.30 WIB

Setelah beres? tinggal menunggu, sabar, dan berdoa.😀

Comments
  1. like2doodle says:

    booo,,,yoan mw eurotrip nih??? envyy..envyyy.. ^___^ lho emang Donna skrg ada dimana??

  2. vina says:

    bisa minta alamat travel nya g? biaya 39usd utk berapa lama? thx infonya

  3. Anyta says:

    Hi..

    Yang aku bingung nih dengan pernyataan kamu yang menyatakan kl biaya tanggungan 30.000 EUR. Maksudnya biaya tanggungan apa yah?? Trus yg $ 39 itu apaan? asuransi perhari yah?

    Tengkyu

    • jadi, biaya tanggungan 30.000 eur itu berarti kalau terjadi apa-apa dengan kita, selama masih dibawah 30.000 eur, kita dapat ditanggung oleh asuransi tersebut. nah, hanya dengan $39, kita udah bisa membeli asuransi sebesar ituu…murah kan???🙂

  4. gloria says:

    mau ikut nanya ya….saya bulan 6 kmaren apply visa ke jerman.. tp ditolak eui.. sedih banget.. alesannya mrk ga yakin saya akan plg ke indo. sbenernya semua persyaratannya uda sy pnuhin…
    rasanya aneh bgt

  5. gloria says:

    mereka saranin saya untuk buat remonstrance letter, saya sudah buat, dan baru seminggu yg lalu saya kirimkan. blum ada jawaban…
    tolong masukannya ya… thx

  6. Anastasya says:

    Hi Gloria,
    Remonstration letter itu seperti apa isinya?……sama aku juga ditolak, aku baca Remonstration itu bisa ada balesannya sekitar 2 minggu or 1 bulan. Kamu wkt kirim remonstration letter itu sama dokumen” untuk apply visa or cm bawa surat Remonstration letter aja ke kedubes jrmn nya?
    Thank you…Semangattttttttttttttttttttttttttttttttttttttttttttttttttttt

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s