[myEuroTrip] Day 3 : The Asian’s Life here in Berlin

Posted: September 12, 2010 in Lifestyle, Travelling and Culliner, My First Euro Trip
Tags: , , ,

Hari ketiga dari gwe di Berlin. Dan gwe n Dona memutuskan (sekaligus diminta) untuk tinggal di wisma mengingat besoknya akan diselenggarakan open house di wisma indonesia.

Pekerjaan kami yang pertama (dan sebenarnya satu-satunya hari itu) adalah mengupas Korabi! Seumur-umur baru sekarang gwe tau ada sayuran bernama korabi. Ternyata, korabi adalah sejenis sayuran yang memiliki tekstur daging sangat mirip dengan labu siam. Cara mengupasnya pun gampang. Tinggal bersihkan korabi dari batang-batang daun, potong ujung paling atas, dan kupas dari atas ke bawah. Hati-hati, sering kalau terlalu keras bisa jadi ketebalan memotongnya. Kalau penasaran bagaimana bentuk Korabi, ini nih gambarnya :

Korabi

Setelah acara kupas-mengupas selesai, gwe n dona pun memutuskan untuk ikut Mbak Atin belanja keperluan acara besok. Tujuan pertama kami adalah asien supermarkt yang gwe lupa namanya apa. Wah, begitu masuk gwe langsung disambut sambal ABC! dan ada row khusus barang-barang Indonesia.  whooaaa…:))

Row for indonesian's thingy

...bahkan ada indomie!😀

Beranjak dari asien supermarkt, kami pun menuju ke gudang. Lucunya, awalnya gwe n dona udan kesenengan karena salah dengar “gudang” menjadi “ku’damm”….weleh! Padahal, yang dinamakan gudang adalah tempat membeli barang-barang keperluan dapur dalam jumlah besar. Bentuknya bener-bener gudang deh. Yang dijual mulai dari beras, bawang putih, buah-buahan kaleng dalam ukuran terbesar, tahu, dan lain-lain Jadi caranya belanja disini adalah menyebutkan barang-barang apa saja yang kita butuhkan ke kasir, bayar, lalu sang petugas kasir akan mengambilkan barang-barang kita…waw!

Ku'damm, eh, Gudang!😀

Setelah dari gudang, kami pun menuju tujuan pertama kami, pasar turki! Pasar turki ini dipenuhi oleh berbagai macam barang yang di jual oleh orang-orang turki. Mulai dari ikan segar, berbagai macam sayuran, pakaian, dan lain-lain. Pakaiannya bagus-bagus deh…gwe aja menemukan sweater tipis seperti cardiganyang hanya sebesar 6 euro.  Dan yang uniknya, semakin sore pedangan disini saling bersaing untuk menurunkan harga dengan cara meneriakkan harga-harga dagangannya. Jadi kalau sudah sore sekitar jam 4, pasar akan super duper ramai to the max!!Disini kami ditawarkan oleh mbak Atin untuk mencoba martabak khas turki yang diisi bayam dan keju. Rasanya? berhubung gwe dan dona baru memakannya setelah buka puasa, tampaknya martabak ini kurang enak jika harus dipanasi kembali. Memang harus dimakan tepat setelah ia selesai dimasak.

si Dona yang malah cengar-cengir bukannya belanja

nah, kira-kira begini bentuk pasar turkinya...

Setelah tas belanjaan mbak atin sudah penuh bahkan sudah gak muat lagi, kami pun pulang. Sesampainya di wisma, belum sempat ganti baju, tiba-tiba saja mbak atin masuk kamar dan minta tolong gwe menemai ke dokter gigi! hyalah..mimpi apa gwe tiba-tiba nganterin orang ke dokter gigi di negara orang?hahaha..ternyata mbak atin datang terlambat sehingga ditaruh di urutang paling belakang. Tempat praktik dokter giginya menarik! semua orang bergerak cepat dan sangat ramah..bahkan dokter yang menangani mbak atin mengantarkan hingga pintu depan saat mbak atin mau pulang. waaaw!!

…to be continued!

Comments
  1. nadiafriza says:

    wah martabak turki nya lucu😀 nanya resep nya ya yo hehe

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s