Last few days : Garten dem Welt / Taman Dunia

Posted: October 3, 2010 in Lifestyle, Travelling and Culliner, My First Euro Trip
Tags: , ,

Sepulangnya dari Brussels, gwe gak terlalu banyak jalan-jalan. Hanya dihabiskan dengan membeli oleh-oleh dan mendatangi salah satu target jalan-jalan gwe, Garten dem Welt.

Garten dem Welt atau Taman Dunia adalah salah satu taman di kota Berlin yang menyuguhkan kita berbagai macam jenis taman di dunia. Garten dem Welt ini terletak di daerah Marzahn yang bisa dibilang sangat jauuuh dari Wisma. Tapi berkat berdiskusi dengan Mas Jaya di dapur di hadapan hamparan peta S+U bahn, gwe cukup menggunakan 2x S-Bahn dan 1x bus. Naik S1 sampai Friedrichstrasse, melanjutkan dengan S7 langsung ke Marzahn. Lalu tinggal naik Bus yang mengarah ke Garten dem Welt.Lumayan juga, menghabiskan hampir 1 jam perjalanan.

Masuk ke Garten dem Welt hanya perlu membayar 3 euro. Begitu masuk yang kita lihat hanyalah hamparan padang rumput yang sangat luas, pohon-pohon yang berjajar rapi, jalan-jalan kecil yang menghubungkan taman satu dengan taman lainnya, dan peta yang menunjukkan letak-letak taman yang ada.

Taman terdekat dengan pintu masuk adalah Orientalischer Garten. Kupikir, karena mengandung unsur oriental, akan terlihat seperti asia timur. Tapi, ko lebih ke arah timur tengah gitu ya??

This is what it looks like!😉

Taman-taman disini dilengkapi dengan bangunan yang melambangkan negara atau daerah asal taman tersebut.

Nah, kaya di persia gitu yak?

Keluar dari Orientalischer Garten, gwe pun memutuskan untuk menyusuri jalur terjauh untuk menuju taman berikutnya. Niatnya sih untuk melihat-lihat tamannya sendiri bagaimana. Tapi ternyata yang ada hanyalah bentangan rumput dan bunga-bungaan yang kurang terurus, kursi-kursi, dan beberapa cafe.

Gerten dem Welt itself. Pemandangan seperti ini lah yang mengantarkan kita dari satu jenis taman ke jenis taman lainnya

Setelah menyusuri taman sambil meraba-raba letak jenis taman lainnya (sengaja gak mau liat peta meski udah moto petanya😀 ), gwe pun berhasil menemukan Chinesischer Garten atau Taman Cina. Taman ini termasuk besar dan dilengkapi dengan danau buatan! keren!

Entah kenapa ko gwe matching disitu. hahahah!

Dari Cina, gwe pun jalan kaki ke kawasan Jepang dan Korea. (haha, seandainya bisa beneran jalan kaki ke 3 negara itu!😛 )

Japanischer Garten.

Dipinggir taman ini diberikan tempat duduk dan bunyi gemericik air dari sungai buatan…menenangkan yah!Sayang taman jepang termasuk kecil dan tidak ada bangunan yang benar-benar khas Jepang seperti di Cina sebelumnya. Nah, kalau ini taman Korea atau Koreanischer Garten

Justru gak ada bunganya! ahahaha...benar-benar cuma bangunan istana Korea saja!😐

Nah, alasan utama yang membuat gwe ngotot untuk pergi ke Garten dem Welt adalaaahh..Balinischer Garten! Yaap, taman Bali! Karena memiliki tanaman-tanaman yang hanya bisa tumbuh di daerah tropis, taman ini pun terletak dalam ruangan khusus yang diatur kelembaban dan suhunya sehingga seperti daerah tropis!Apalagi setelah gwe tau kalau arsitek yang merancang bangunan di taman ini adalah istrinya mas Jaya! waaahh..!

Lengkap dengan Pura, Anggrek, dan pohon Pisang hias. Mendadak berasa pulang kampung😀

Tapi perubahan suhu dan kelembaban yang mendadak cukup bikin gwe sesak nafas juga. Rasanya mendadak lembab dan gak enak untuk berlama-lama didalam. Lensa kamera pun segera mengembun. Sayang, karena kelembaban yang sangat berbeda, tidak ada satu pun bule-bule yang mau duduk-duduk di dalam untuk menikmati taman ini😦

Keluar dari Balinischer Garten, gwe baru nyadar kalau ada satu jenis taman yang belum gwe kunjungi. Tapi karena letaknya benar-benar jauuh dan ntah kenapa gwe sudah sangat-sangat ngantuk, jadilah gwe memutuskan untuk pulang.

Ada yang lucu juga dari perjalanan gwe ini. Dasar yang namanya taman, yang gwe temui selama gwe jalan-jalan sendiri adalah pasangan-pasangan…..tapi sudah tua! ehehehe..banyak sekali manula yang menghabiskan waktu disini. Sekedar duduk-duduk, jalan-jalan, ditemani anak dan cucunya, dan sebagainya. Kupikir, yah, mungkin karena taman disini memang luas, disediakan tempat bersantai-santai, dan banyak jenis taman sehingga gak bosan. Tapi, setelah gwe perhatikan lagi, ternyata yang namanya daerah Marzahn tempat Garten dem Welt berada banyak berisi dengan manula! sejak di bis, stasiun S+bahn, hingga satu-satunya pertokoan yang ada disitu, isinya orang tua semua…:D

Nah, begitulah….saking capek dan ngantuknya dan perjalanan pulang yang sangat panjang, begitu sampai di wisma pun gwe langsung terkapar!😀

…..to be continued.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s