Phnom Penh – Siam Reap by Bus : All you need is just close your eyes!

Posted: July 31, 2012 in Lifestyle, Travelling and Culliner
Tags: , , , ,

Setelah mengabiskan 1 malam 1hari di PNH, saya dan Tati pun melanjutkan perjalanan ke Siam Reap.  Kami memutuskan untuk pergi ke siam reap dengan bis pada pagi keesokan harinya. Hari sebelumnya, saat baru sampai dari airport, kami sudah diantarkan Nora ke stasiun bus. Sebenarnya agak mahal kalau dibandingkan dengan info2 yang saya temukan di internet. Kami harus merogoh kantong sebesar $10 untuk bis yang akan mengantarkan kami ke Siam Reap.  Sengaja kami memilih jadwal keberangkatan sepagi mungkin agar kami masih dapat menikmati Siam Reap di siang hari, mengingat perjalanan akan memakan waktu sekitar 6-7 jam. Bisnya agak unik. Dari luar, terlihat seperti bus tingkat. Memang bus tingkat sih, tapi semua penumpang duduk di bagian atas, karena bagian bawah seluruhnya dipakai untuk barang-barang. Saking luasnya tu tempat penyimpanan barang, bahkan saya sempat melihat beberapa motor yang diparkir di situ…weleh.

Tidak banyak yang bisa saya jelaskan tenang perjalanan Phnom Penh – Siam Reap…tepatnya, tidak ada sama sekali!! Sepanjang perjalanan kami hanya dihadapi dengan hamparan sawah atau rerumputan yang sangat gersang. Sama sekali tidak ada rumah penduduk ataupun kota-kota kecil yang menghubungkan dua kota tersebut. Kalau pun ada rumah penduduk, tampaknya dibangun seadanya oleh partai setempat. Saking tidak ada satupun yang bisa dibaca selama perjalanan, saya pun sampai hapal dengan nama salah satu partai yang ada di Kamboja : Cambodain People Party.  Sampai-sampai saya salah baca menjadi cambodain party people….yoooww, party people in the house, yooow!!

Hanya inilah sajian pemandangan yang ditawarkan..gimana gak mati gaya??

From Kamboja Trip 2012

Saking lamanya perjalanan dan tidak ada yang bisa dilakukan, saya dan Tati pun mati gaya. Ngobrol, sampai kehabisan topik. Mau tidur, lumayan dapat tidur 2 jam, eehh perjalanan masih jauh dan mau tidur lagi juga bosan.  Kami memang sempat berhenti untuk istirahat sejenak dan ke toilet. Saya dan Tati bahkan sempat memesan kelapa muda dan kelakukan kami yang makan langsung di buahnya, cukup menarik cewek-cewek turis dari Jerman yang cengar-cengir ngeliatin.  Akhirnya di sisa perjalanan saya pun menguping atau memperhatikan penumpang lainnya.  Dibelakang kami, 2 cewek Jerman, saling curhat tentang gebetannya (saya jadi sedikit melatih pendengaran bahasa jerman saya :P). Tapi berhubung mereka berbicara dengan bahasa Jerman yang sangat cepat, saya pun dengan cepat pula menyerah. Setelah itu, 2 cowok jepang yang duduk di samping kami. Mereka tampaknya juga kehabisan ide. Setelah tidur, mereka ngobrol2, trus dengerin lagu sendiri2, trus dengerin lagu bareng2 and akhirnya nyanyi2 bareng! hahahaha…

Ada satu kejadian unik. Ditengah jalan, beberapa kali bis berhenti untuk menurunkan atau mengangkut penumpang. Kalau mengangkut, ya masih masuk akal aja sih. Tapi kalau menurunkan….ini yang bikin saya heran.  Di tengah antah berantah dan kegersangan tingkat tinggi gitu, si penumpang yang turun itu bisa tau dari mana kalau mereka turun di tempat yang bener?? secara segalanya terlihat bener2 sama….ajaib!!

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s