Kebanyakan orang malas jalan-jalan karena malas cari-cari info seputar tempat yang dituju ataupun sekedar mencari tempat tujuan.  Pengen ke luar negeri, udah kebayang duluan harga tiket yang mahal, gak tau hotel yang bagus yang bagaimana, gak tau arah padahal gak bisa bahasa setempat, ah, ribet! Akhirnya karena gak mau ribet, pengennya ikut tur yang sudah diurusin segalanya. Eh, batal juga karena biasanya kemahalan. Gak jadi deh jalan-jalan.

Man, come on man! it’s been 13 years since we start the new millennium and 21st century. Teknologi informasi bahkan sudah lebih mudah didapat daripada metik mangga di pohon. Tinggal internetan. Dari komputer, smartphone, tablet, ke warnet, nyolong internet kantor/sekolah/kampus semua udah bisa dilakukan dengan mudah untuk menggali informasi yang dibutuhkan. Gak ada akses internet? buku-buku tentang traveling juga sudah menjamur. Mulai dari yang khusus untuk jalan-jalan dengan budget terbatas sampai jalan-jalan luxury juga sudah ada. Nih, prinsip saya : Kalau emang sudah niat untuk jalan-jalan, pasti selalu ada jalan!😉

Okay, niat sudah ada. Akses internet sudah siap. Toko buku juga sudah sering dikunjungi tapi masih sering bingung mau mulai darimana untuk nyiapin liburan? Silakan dicoba deh, urutan-urutan proses pembuatan itinerary yang biasa saya lakukan :

1. Budget, Where to go, and type of traveling

Ini penting banget. Ya iya lah, kalau gak tau tujuan gimana mau jalan? Biasanya justru yang paling susah adalah menentukan salah satu dari banyak pilihan tujuan. Nah, kalau udah gitu biasanya UUD jg deh, ujung-ujungnya duit😛. Karena memang gak bisa dipungkiri lagi, budget itu udah kaya hantu tergalak pencegah kita buat liburan. Jangan takut dengan budget! Misalnya, kamu memang cuma punya uang 1 juta, ya itu lah yang jadi patokan pencarian tempat tujuan. Ingat, semakin jauh semakin mahal. Semakin lama juga pasti semakin mahal. Jadi, sejak awal biasakan deh menyisihkan duit untuk liburan. Mana tau tiba-tiba aja emang lagi butuh liburan kan?? hehee.. Tentukan juga mau seperti apa sih traveling yang kita inginkan? mau ke situs-situs sejarah kah, mau belanja kah, mau ke tempat dengan alam yang cantik kah. Itu semua membantu kita untuk mengeliminasi pilihan-pilihan tujuan liburan kita.

2. Getting there

Sekarang ini tampaknya semua maskapai berlomba-lomba menawarkan dua hal. Servis terbaik ataup harga yang paling terjangkau. Nah, untuk memilih pemilihan maskapai juga ada beberapa cara. Sesuain budget atau sesuain dengan waktu liburan. Maksudnya sesuain dengan waktu liburan, kita harus pintar-pintar mencari cara jangan sampai waktu liburan kita habis di jalan. Berangkat lah saat h-1 cuti setelah jam kerja. Perjalanan malam begitu juga bisa mengirit akomodasi kan? Bandingkan juga waktu tempuh tiap maskapai. Biasanya memang yang waktu tempuhnya lebih lama, harganya juga lebih murah. Tapi kalau bedanya dikit dengan imbalan kita bisa lebih cepat sampai tempat tujuan, kenapa tidak?
Nah, gimana sih bisa dapat tiket murah? Rajin-rajin lah mantengin website maskapai-maskapai murah seperti Air Asia, Tiger, Jetstar, Valu air untuk keluar negeri. Jangan hanya mengandalkan pesawat-pesawat utama di negara itu. Misalnya, mau ke singapore naik singapore airlines pasti jauuuh lebih mahal dibanding kita naik Air Asia. Cepat tanggap juga terhadap semua promo maskapai. Maskapai-maskapai utama juga sering mengadakan promo early bird seperti Garuda, SQ, dan cathay. Saya saja masih bangga bisa mendapatkan tiket PP Jakarta-Seoul naik Garuda dengan harga hanya 3,5 juta. fufufufu!

3. What to do?

Tiket PP sudah ditangan. Terus disana ngapain?? Jangan malas untuk mencari tau objek-objek wisata wajib kunjung dan list aktivitas wajib di suatu tempat. Coba deh kunjungi situs-situs seperti tripadvisor.com, lonely-planet.com, atau langsung mengunjungi website resmi pariwisata di suatu negara/daerah. Rajin-rajin juga baca comment yang ada di situs tadi untuk melihat tanggapan traveler yang sudah pernah mengunjungi tempat yang sedang dibahas. Catat bagaimana cara mencapai tempat tersebut, alamatnya, biaya yang dibutuhkan untuk ke sana dan masuk ke sana, aturan-aturan yang harus ditepati,dan yang paling penting, jam operasi tempat tersebut.   Jangan sampai kita salah memilih objek wisata karena ternyata terlalu jauh, sedang tutup, gak punya uang, atau nyasar. Sayang kaan, waktu kebuang percuma.

4. Where to stay?

Nah, begitu sudah tau mau kemana saja, lengkap dengan alamat dan cara ke sananya, baru deh kita menentukan tempat menginap. Ingat, jangan memilih hotel dulu sebelum kita menentukan tempat-tempat yang ingin kita kunjungi.  Takutnya, saat kita sudah booking atau membayar sebagian, eh, ternyata jauh dari mana-mana.  Nah, untuk mencari hotel murah sudah sama gampangnya seperti mencari tiket murah ko. Coba deh kunjungi hostelworld.com, bookings.com, atau agoda.com. Situs-situs itu menyajikan informasi lengkap dari segala jenis penginapan yang ada di suatu kota. Mulai dari hotel berbintang, budget hotel, hostel, guesthouse, campsite, bahkan apartment. Kita pun bisa dengan mudah melakukan pencarian berdasarkan harga, lokasi, fasilitas, ataupun rating. Tapi hati-hati yah, meskipun kita bisa langsung membeli kamar dari situs-situs tersebut, saya justru tidak merekomendasikannya. Tidak sedikit kasus traveler yang sudah membayar kamar, tp ternyata dari pihak website tidak melakukan konfirmasi ke hotel sehingga nama kita belum terdaftar. Jadi, lebih baik langsung hubungi dan beli ke penginapan yang kita inginkan. Situs-situs tadi cukup sebagai referensi saja.

5. Create your own schedule

Begitu tiket sudah di tangan, bookingan hotel juga sudah di tangan, dan sudah tau mau kemana aja dan ngapain aja selama liburan, buat lah jadwal liburan kalian sendiri. Bebas-sebebasnya disesuaiin dengan keinginan kalian.  Gak harus detil layaknya jadwal tur perusahaan travel. Paling tidak kita sudah membuat rencana mau ngapain aja kita tiap harinya. Sesuain dengan info-info yang sudah dicatat sebelumnya.  Pertimbangkan lokasi dan jenis transportasi untuk mengelompokkan tujuan wisata dalam satu hari yang sama. Sambil membuat schedule, kita juga bisa sambil membuka google maps untuk melihat rute mana yang paling efisien untuk mengirit waktu perjalanan. Jangan sampai rugi udah bayar mahal-mahal untuk liburan tapi ada satu tempat yang gak bisa kita kunjungi karena kita belum ada gambaran atau rencana aktivitas.

Gak ribet kok. Bahkan proses ini sering saya anggap sebagai pra-liburan dan justru semakin memacu semangat untuk cepat-cepat liburan karena ngiler sama daerah-daerah wisata yang mau dikunjungi.  Malah terkadang, saya jadi tidak mudah nyasar karena rasanya segala informasi sudah nempel banget dikepala gara-gara bikin itinerary.  Nah, kalau sudah beres, tinggal tunggu waktunya untuk berangkat deeh! Have fun dan met liburaan!

Sekadar Tips : Sekarang mulai marak dijual paket-paket wisata murah melalui internet seperti di livingsocial atau disdus. Tapi ingat, be smart! jangan hanya tergiur angka diskon atau harga yang terkesan murah, kita langsung membeli. Cek langsung ke situsnya untuk memastikan semurah apa harga yang ditawarkan. Saya pernah menemukan paket wisata ke Universal Studio + Gardens by the Bay. Disitu ditulis harganya sekitar 800.000 dengan iming-iming harga yang ditawarkan adalah potongan 50% dari harga aslinya. Padahal saat saya cek, kalau beli langsung ditempatnya cuma beda 50.000. Lebih terpercaya juga kan??

Comments
  1. Candela says:

    Haloo…. Aku ketemu blog kamu gara-gara aku juga mau nulis tentang travelling2 gini. I just wanna say that I like the way you talk about it🙂

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s